Pentinya pendidikan untuk kaum hawa

Pentingnya Pendidikan Untuk Kaum Hawa

    Kita sebagai rakyat indonesia tau pasti tentang sejarah bagaimana perempuan juga dibutuhkan dalam dunia pendidikan dimulai dengan R.A Kartini. beiliaulah yang memulai dan memperjuangkan hak hak wanita di Indonesia

    Banyak perkerjaan yang wanita bisa lakukan dengan pendidikan contohnya sebagai guru, ilmuwan atau profesi yang melibatkan dibutuhkannya perempuan seperti perawat,pelayan dan lain lain, dimana dibutuhkannya seorang perempuan.

    Tapi tidak berhenti sampai situ, banyak perempuan yang menduduki jabatan tinggi bukan karena paras, namun karena memang ia kompeten dalam melakukan tugasnya, seperti CEO perusahaan, Sekretaris perusahaan, bahkan menjadi menteri ataupun penjabat internasional lainnya seperti Sri Mulyani yang menjadi mentri keuangan dan direktur bank dunia. walaupun persaingan politik harus mengotori namanya namun wanita tetap tergar, sabar dan bersemangat yang mana sering dijuluki the Iron Lady.

     Tidak hanya Sri Mulyani, masih banyak kaum Hawa lainnya yang menjadi contoh mengapa wanita penting untuk berpendidikan.

     Meskipun kebanyakan kaum hawa yang berkarir, pentingnya perempuan dalam pendidikan adalah ketika perempuan menjadi ibu. Karena, Ibu yang pintar akan memiliki anak yang pintar. Mengapa demikian ? sudah banyak penelitian yang menyimpulkan bahwa kepintaran sang anak berasal dominan dari ibunya atau faktor genetik.

    Selain untuk menjadi ibu, perempuan sebagai istri juga harus pintar. Karena, secara tidak langsung, perempuan adalah mitra suami terutama dalam hal keuangan keluarga serta dalam penasihat suami. pada dasarnya lelaki diciptakan untuk boros dan emosional ketika banyak masalah, disini wanita diuji untuk memberikan persuasi terbaiknya dalam pemecahan masalah dan memberikan solusi.

     Banyak faktor lain yang membuktikan bahwa wanita adalah Vital untuk berpendidikan. maka dari itu, bila ada kesempatan selalu ambil untuk bersekolah. karena sebaik-baiknya harta yang tidak akan habis adalah ilmu.

Komentar